s

Total Tayangan Halaman

Rabu, 23 Maret 2011

♥Profile with 35 Fun-Fact about B2ST Yoseob♥


Name : 양요섭 (Yang Yoseob)
DOB: January 5, 1990
Role : Main Vocalist
Nickname: 양요 (YangYo), endorphins, siksin
Education: University of East Broadcasting Arts [absent for about 1 year]
Specialty: beat box, jalmeokgi
Height: 174cm
Weight: 57kg
Blood Type: B
Hobbies: Writing lyrics
Training: Trained under M-Boat
Specialty: Vocals
Info: He was AJ’s (Kikwang) high school friend ..

  1. YoSeob adalah vokalis utama BEAST. Tercatat sebagai member BEAST paling "Cute"
  2. Arti nama Yoseob, Yo=cahaya & Seob=api
  3. Yoseob sering merasa ia kurang tinggi
  4. Dia sangat sensitive.
  5. Karena kepalanya yg kecil, Yoseob dijuluki 'small-head terminator'
  6. Makanan favoritnya adalah ramen
  7. Yoseob akan merasa kenyang setelah memakan semangkuk nasi, ramyon, dan tujuh potong sosis =='
  8. "Aku ingin istriku cantik dan selalu merasa cantik. Dia akan bahagia" - Yoseob
  9. Yoseob menyukai gadis yg imut, memiliki rambut lurus dan panjang
  10. Members B2ST bilang kalau Yoseob kelihatan aneh sebelum debut karena rambutnya
  11. Yoseob memiliki kebiasaan memukul Doojun saat tidur :D
  12. Yoseob suka mengambil makanan milik Hyunseung ~
  13. Ia akan senang jika d hari ulang tahunnya ia diberi kaos, jaket atau sweater sebagai hadiah
  14. Doojun orang yg pertama kali memberikan Yoseob sebuah boneka d hari ulang tahunnya
  15. Yoseob adalah member yg paling sering diisengin Junhyung dan Doojoon
  16. "Artis yang bodoh", goda Junhyung pada yoseob
  17. "Rasanya akan cepat membuat lirik lagu jika Yoseob dsampingku dibanding jika aku sendirian" - Junhyung
  18. Yoseob pernah membaca fanfic dari salah seorang fans yg membuat Doojoon cemburu dan mendiaminya karena fanfic itu bercerita ttg Junseob couple. Yoseob hanya tertawa menanggapinya XD
  19. Di B2ST, Doojoon adalah ayah sedangkan Junhyung adalah ibu. Yoseob juga mengungkapkan jika ia adalah anak laki-laki
  20. Dulu Yoseob sering memanggil Kikwang "hyung" walaupun ia lebih tua *efek jd mantan penari cadangan kali ya*
  21. Yoseob pernah mengungkapkan bahwa member yang paling mudah dibohongi adalah Kikwang
  22. iPod kesayangan Yoseob berkapasitas 120GB *sayangnya iPod itu sudah hilang -_-"
  23. Yoseob terlalu sibuk memikirkan banyak hal, sampai2 ia berfikir 'kenapa semut bisa mati'.. lol
  24. Berbagai gaya rambut-nya telah menerima banyak perhatian, dibandingkan dengan seorang Pitta Fairy dan Shih Tzu.
  25. YoSeob adalah mantan M Boat entertainment (sebuah perusahaan adik mantan YG Entertainment) trainee sebelum ia dipindahkan ke Cube Entertainment.
  26. Ia juga dikenal karena video yang dibuat dirinya dan juga parodi.
  27. Dia adalah seorang penari untuk video musik cadangan AJ “Kikwang” Wiping the Tears dan Dancing Shoes.
  28. Dia juga tampil sebagai penari cadangan ketika AJ sedang mempromosikan ” Dancing Shoes “.
  29. Pernah Yoseob sangat marah setelah bertengkar dengan kakak permpuannya. Dia memasukkan pasir ke dalam sepatu milik kakaknya dan berteriak di depan kakanya: "ibu.. sepertinya kakak akan bolos sekolah dan pergi bermain!" =D
  30. Yoseob terkenal sebagai "Curch Oppa"
  31. Di B2ST Documentary Yoseob pernah mengungkapkan kalo ia pernah punya pacar (-_-)
  32. Orang tua Yoseob memiliki sebuah restoran dan fans sering mengunjungi restorannya
  33. Ketika SD, orang tua Yoseob dipanggil ke sekolah karena ia telah menyebarkan fakta tidak tentang gurunya yang memakai wig ..lmao
  34. Ketika ditanya, kapankah kalian merasa paling seksi? Yoseob: "aku nggak pernah merasa seksi. Kalau kalian tahubagaimana caranya membuat seksi beritahu aku" *sok polos die~*
  35. Yoseob selalu terkesima ketika Kikwang memperlihatkan ototnya. Kikwang lalu menyuruhnya bergelantungan di lengannya, tapi Yoseob langsung terjatuh sebelum hitungan ketiga XD

Yaahh segitu dulu funfacts yang bisa aku kasih, next time kita lanjuut, annyeongg :D

Kamis, 10 Maret 2011

"Aku Ingin Dia Nyata di Sampingku"

  • Cast: Aku, Yoseob
  • Genre: mini story..
  • Author: Rssma Muppy
  • Rule: #imagine you as 'Aku' ! :D

Berawal dari mengenal Yoseob seminggu yg lalu. Sebuah pertemuan yg tidak disengaja di taman kecil samping sekolah. Taman dengan pemandangan indah. Namun saat itu aku memang menangis. Tetes demi tetes air mata ini mengalir hingga tak menyadari kedatangan seorang cowok duduk di sampingku. Yah, dia Yang Yoseob.. Satu-satunya orang yg dapat menenangkanku saat itu. Tak terjelaskan bagaimana ia. Sosok yg dingin, bahasanya lembut, dan cukup tampan bagiku.
Sebatas mengenal dan berteman dengannya untuk hari selanjutnya. Tak peduli dari kelas mana ia berasal, yg kutahu kami satu sekolah..

Mencarinya, kebiasaan yg kulakukan di pagi hari. Tak butuh waktu lama untuk mengakrabkan diri. Aku nyaman meluapkan semua keluhku padanya. Hari kedua, ketiga, dan hari-hari berikutnya. Aku mengabaikan orang-orang dekatku hanya untuk bertemu lagi dengannya. Walau terbesit satu kecurigaan, ketika aku hanya menemukannya di satu tempat, di taman kecil itu.. tapi kupikir mungkin itu hanya efek dr beban pikiranku saja. Aku telah peduli padanya. Semua rasa hadir pada tawanya yg menyejukkan. Lelucon bahkan tingkah imutnya, aku memuji semuanya. Aku bahkan mulai mencintainya. Pada sahabatku, aku menceritakan semua tentang Yoseob. Benci saja, ia tak ingin meresponku, bagai menvonis keadaanku yg tidak normal d matanya. Aku bingung aku salah apa..

Hingga suatu insiden terjadi .

Pagi itu, aku terperanjat ketika Yoseob tiba-tiba berdiri d hadapanku dgn senyum khasnya. "waeyo?" sapaku. "ambil ini.." dgn memberiku sebuah gelang dari tangannya.
Hanya mmperhatikan gelang itu, aku dpandang aneh banyak orang. Aku acuh, tapii "Dia kemana?" aku mengumbar pandanganku berkali-kali, tak kutemukan lagi sosoknya.
Ketika kembali ke kelas, mataku tak lepas dari gelang itu. Permata spiral dgn ukiran 'YS' ditengahnya. Bukan benda biasa menurutku. Aku menyimpannya dgn baik di kotak pensilku. Dan tetap sama, aku benci orang-orang dsekitarku. Semua memandangku dengan raut wajah bingung. Ini bener2 menggangguku~ aku tak mengerti..

Setelah menghilang tadi pagi, aku berkutat lagi untuk mencari Yoseob sepulang sekolah. Jejeran kelas yg kulewati kumasuki satu persatu, tapi tidak ada. Hanya kudapati hal yg membuatku terkejut, membuat nafasku tak beraturan. Karna tak seorangpun mengenal sosok Yoseob..

Feeling kemudian membawaku ke taman kecil itu, dan benar saja, aku menemukannya disana. Sembari tersenyum tipis, ada keraguan berkecamuk tentang apa yg sebenarnya belum kupahami...

"kemana saja?" tanyaku padanya.
(dia tersenyum) "aku disini".
"kamu tahu, aku khawatir padamu. aku...aku bingung...." kataku dengan terbata-bata.
"hh..matamu lelah. Pulang lah!"
"tidak, aku mencarimu.."
"tapi aku ada urusan" elaknya lagi.
"aku ingin bicara, pliss"
"aku harus pergi, kumohon pulang lah.."
ia berbalik badan lantas melangkah, dan segera saja kutarik tangan itu sebelum memberi jarak antara kami. Dengan memeluknya erat, aku merasakan kehangatan yg tak mau kutinggalkan..
dan apa....tiba2 tangan ini hampa..
membuka mata, dan aku tidak melihatnya. Mimpi atau bukan, aku benar2 tak melihatnya lagi....
"Seobie-ya!!!" rontakku mulai kacau
"YA!!! eodie-ga???"
terselimuti keanehan dan kemarahan, aku melangkah tak pasti mencarinya. Mengitari taman tak berbentuk ini. Tapi.....apa ini?? kemana taman hijau yg biasa kulihat..?
Di hadapanku, sebuah pekarangan yg berantakan..
Membuat nafasku semakin tak beraturan. Aku membeku.. kurasakan seluruh bagian tubuhku membatu tak dapat lagi kegerakkan. Bukan karna aku takut, semua hanya sulit kecerna.....
Sejurus aku berlari mencari lingkunganku, hingga tak sadar arus langkahku sudah menuju ke lorong kelas. Aku segera mencari gelang itu, ingin memastikan. Tapi setelah meraih kotak pensil.....
"kosong..." gumamku, gelang itu sudah tidak ada....

aku roboh dan jatuh tersungkur d lantai. Seketika aku hanya mampu menutup mata, dan menangis...


Begitulah..Yoseob bukan sepertiku. Dan aku mulai mengerti bagaimana pandangan orang-orang terhadapku. Ketika aku berbicara, tertawa, berbagi ksedihan, aku hanya seorang diri. Yoseob tak nyata. Aku menyesal mengetahui keadaan ini disaat aku benar2 membutuhkannya. Aku hanya ingin dia nyata disampingku :')

END

FF -Pergi Saja Kalau Kau Mau-

Main casts:

· Jun Su (Xiah)

· Jaejin (or Jin Ki)

· Han Ah (lay ur name for this cast^^)

Genre: Sad End/S/PG13

Chapter: 2/3

Author: Rssma Muppy


>>Chapy 2

Setelah Jaejin usai makan malam, ia duduk di samping Junsu. Ia menatap Jun sejenak “hmm aku belum tau namamu..” tanyanya tiba-tiba. “aku Junsu” jawaban singkat, Jaejin lalu menyuruh Junsu menunjukkan kamar untuknya. Jun pun menunjuk ke sebuah kamar disamping kamarnya. “kau tidur di kamar itu tapi bereskan dulu!” ucap Junsu.

Kontrakan Junsu tidak begitu luas dan memang hanya ada dua kamar. Mau tidak mau Jaejin harus mengeluarkan sedikit tenaganya untuk membereskan kamar bersarang laba-laba ini agar ia bisa beristirahat. Ia pun mulai bergerak. Sementara itu Junsu masih di depan tv menikmati drama yang sedang ditontonnya.

Jae cukup kewalahan mengatur kamarnya itu. Tiba-tiba ia terdiam sejenak. Ada sesuatu yang harus ia pikirkan. Ia mengambil posisi duduk dan mengepalkan kedua tangannya. Setelah cukup lama berfikir, ia menatap ke luar kamar dan mulai melangkahkan kakinya dengan gerakan perlahan. Tepat di samping pintu kamar ia berdiri. Ia mangamati Junsu dari belakang. Raut wajahnya menggambarkan ada sesuatu yang tak lazim. Senyumnya sinis. Entah apa maksudnya. Ia kemudian membalikkan tubuhnya dan kembali menyelesaikan pekerjaannya itu.

[end of Author’s POV]

[Junsu’s POV]

Hari ini aku bangun lebih awal dan mulai bekerja di dapur. Tanganku sudah terbiasa memerani pisau dan bahan-bahan dapur. Masakanku akhirnya jadi juga setelah 30an menit berkecimbung di dapur. Aku pun menatanya di atas meja makan. “kenapa anak itu belum bangun juga? malas sekali dia” gumamku. Pagi ini aku membuat makanan favoritku, spesial untuk menghibur batinku yang sedikit kacau. Semalam banyak yang mengusik pikiranku. Aku bingung mengapa bayang-bayang masa laluku datang menghantui. Aku ingin melupakan mereka, masa suramku. “iya. aku harus melupakan kejadian itu. Mereka hanya masa lalu..” aku bergeming sendirian.

~flashback~

“hhuuuh~ ampun appaa…”

Tubuh kecilku mengerang kesakitan. Air mataku tak henti-hentinya mengalir. Kurasakan benda itu terus meremas kulitku sekaligus meremuk batinku. Aku seperti tak ingin bernapas lagi. Sebuah tali keras mengayung di tubuhku berkali-kali.

“dasar anak sial!! apalagi yang ingin kau perbuat untuk mempermalukan keluarga ini, Hah!!” bentak appa sangat keras sambil sesekali mencambuk punggungku. Aku ingin memberontak tapi aku tak berdaya lagi. Setelah puas memukuliku, appa melepaskanku. Omma hanya diam di samping appa. Tak ada niat untuk menolongku. Mereka pun berlalu meninggalkan aku sendiri di gudang ini. Aku hanya mampu berbaring lemah di lantai. Aku anak umur 10 tahun yang terlalu keras menjalani hidup. Air mataku sudah tak cukup melukiskan derita yang kualami.

Aku selalu takut. Setiap hari dimarahi, dipukuli, diperlakukan hina. Dunia benar-benar tak adil untukku. Terkadang aku berfikir, hidupku adalah sebuah kutukan. Aku hanya ingin cinta dari setiap orang. Tapi semua itu lenyap setelah apa yang orang-orang sekitarku lakukan padaku. Mungkin aku memang anak sial yang dibiarkan hidup.

~end of flashback~

“YA! mana sarapan untukku?” aku sontak kaget mendapati Jae sudah berada di belakangku. Tanpa aku sadari mungkin dia sudah memperhatikanku sedari tadi. “eh itu, aku letakkan di atas meja” tanganku menunjuk meja makan. “memangnya kau bangun jam berapa?” tanya Jae padaku. Mungkin anak ini tidak terbiasa bangun pagi sehingga heran melihatku yang sudah bangun dari tadi. “huh! kau sendiri jam begini kenapa baru bangun!” ledekku “semalaman susah tidur, nyamuk mondar-mandir di wajah imutku ini..” ia terkikik. “eh kau kuliah kan hari ini? Sudah semester berapa?” tanyanya lagi. “semester tiga” “oo..berarti kau seniorku ya!” aku melihat Jae mengangguk2 tidak jelas.

Hari ini aku berangkat ke kampus bersama Jaejin. Berhubung karena motorku bermasalah, aku berniat naik bus. Tapi ada-ada saja kelakuan Jae. Sebelum mendapati bus untuk ditumpangi, ia menyetop sebuah taxi. Ogah naik bus katanya. Aku sebenarnya begitu malas dengan anak ini. Tapi dengan terpaksa aku menuruti kemauan orang yang sudah menjadi teman tempat tinggalku itu.

[end of Junsu’s POV]

***

[Author’s POV]

“Junsu-ya, kita berpisah disini ya” “ya sudah sana” jawab Junsu malas. Jaejin melangkah ke taman. Ia seperti mencari seseorang. Setelah beberapa kali mengumbar pandangannya akhirnya ia menuju ke tempat seseorang yang sedang duduk. Seorang gadis yang asyik dengan notebooknya. “Hei noona!” sapa Jaejin menggoda seraya langsung mengambil posisi duduk tepat di sebelah gadis itu. Gadis itu terlihat sedikit lebih tua dari Jae. “ah kau. Ada perlu apa?” gadis itu merasa sedikit terganggu dengan kedatangan Jae. “ani, noona lagi sibuk ya? butuh bantuan?” kata Jae lagi. “bisa bantu apa? ini juga sudah selesai. Eh memangnya ada angin apa datang lebih awal?” tanya gadis itu meledek. “yaa..karena mau ketemu noona” “serius? Tapi maaf aku sepertinya ada urusan” tanpa basa-basi gadis itu beranjak membereskan barangnya. “eh noona..jangan pergi dulu!” “kalo ada perlu telfon saja, ok?” jawab gadis itu santai kemudian berlalu meniggalkan Jaejin “YA!”. Dari kejauhan gadis itu berbalik melemparkan senyumnya. Jae ikut tersenyum dan terus memperhatikan belakang gadis itu hingga ia menghilang di sudut ruas jalan. Ada aura kagum yang terpancar di wajah Jae, sepertinya ia menaruh hati pada gadis itu.

***

“mana sih tu anak, katanya pulang kuliah suruh kesini” ucap Junsu. Ia sudah menunggu cukup lama di pusat Jajanan yang tidak jauh dari kampus. “OMO!! Ada cowok cakep. lagi nunggu temen ya?” suara yang datang dari belakang, rupanya pemilik jajanan. Wanita itu tiba-tiba memandang Junsu sedikit agresif. Junsu risih melihatnya “mau jajan apa?“ tanya wanita itu lembut “a..ani” jawab Jun singkat tanpa ingin memandang ke arah wanita tersebut.

“Mian kelamaan!” Junsu lega akhirnya Jaeu muncul juga. “kenapa tidak langsung pulang saja? di rumah juga bisa makan.” “tapi gue suka jajan disini, di rumah palingan cuma ada ramen” Jae langsung menyerbu jajanan wanita itu. “mau?” tawarnya pada Junsu tapi Junsu menggelengkan kepala tandanya tidak mau sama sekali. Jae menikmati makannya sambil senyum-senyum. Junsu yang memperhatikan langsung bertanya, “kenapa? ada yang lucu?“ “tadi aku sempat bertemu seseorang, dia sangat manis” “apa? kau jatuh cinta?” tanya Junsu heran “sudahlah, lupakan saja. eh hyung suka menggambar ya?” “mwo? siapa yang menyuruhmu panggil hyung?” “kau kan seniorku dan sekarang kita tinggal bersama apa itu salah? jawab saja pertanyaanku..” Jaejin sedikit kesal. “bukan menggambar tapi melukis, sebenarnya bukan suka lagi tapi sudah bisa, untuk apa kau menanyakan itu?” Junsu balik bertanya. “aku mau kau mengajariku!” “punya bakat apa?” ucap Junsu meremehkan. “eh kau tidak tahu ya, aku termasuk anak yang cerdas jadi sekali diajar pasti langsung bisa. Dari kecil aku sudah puas pada prestasiku” “huh..sombong sekali, aku tidak yakin” ”terserah kau saja. Jadi bagaimana, mau mengajariku tidak?” Jae sedikit emosi. “iya iya tapi…” “tapi apa?” “kenalkan padaku gadis yang kau maksud, bagaimana?” “aah TIDAK!” bantah Jaejin seketika. “hahah…” Junsu tertawa riang melihat Jae yang sepertinya takut sekali gadisnya itu diambil.

Setelah puas menikmati makanan-makanan di depannya, Jaejin menyuruh Junsu yang membayar semuanya. Lagi-lagi merepotkan Junsu dan Junsu hanya bisa manyun melihat ulah Jae ini. “Ya! kau mau kemana lagi?” teriak Junsu sembari mengikuti langkah Jae yang entah kemana arahnya. “kau ikut saja” perintah Jae. Junsu sebenarnya tidak mau mengikutinya tapi mengingat bahwa Jae baru ke kota ini, ia takut anak itu kesasar.

Jauh berjalan membuat napas Junsu sudah tidak teratur, apalagi Jae mempercepat langkahnya. Akhirnya mereka berhenti di sebuah dermaga. Spontan Junsu takjub melihat dermaga ini menyajikan pemandangan yang luar biasa. Rasanya sudah lama sekali ia barada di kota ini, tapi ia tak pernah tahu ada tempat seperti ini. Mungkin karena terlalu disibukkan oleh sekolahnya. Tak diduga Jaejin bisa membawanya ke mari. Dermaga itu membisukan mereka. Jernih airnya menampakkan alam bebas yang membentang hijau disekitarnya. Angin lembut menambah kesejukan sore itu. ”Yaa..jangan hanya melamun, bagus tidak tempatnya?” Jae mulai bicara. “hmm..tempat ini nyaman sekali. Kenapa aku tidak tahu dari dulu kalau ada dermaga yang begitu cantik di sini” Junsu agak menyesal. “hh, kau bisa aja” Jae tersenyum ”terus apa maksudmu membawaku ke mari?” tanya Junsu yg masih heran. “aku tidak ada maksud apa-apa, sebelumnya aku pernah kesini diajak teman dan melihatmu terlalu sibuk dengan kuliah, aku rasa kau tidak ada waktu untuk menikmati pemandangan diluar” “sok tahu! kau kasihan padaku?” “aah~ kau salah mengartikan lagi ucapanku” kata Jae. “Ne, tidak usah dijelaskan, aku sudah mengerti. Gomawo sudah membawaku kesini” Junsu kembali menikmati panorama alam di hadapannya itu. Sepertinya ini adalah awal kedekatan mereka. Dan hari-hari berikutnya mereka jalani lebih akrab. Kehadiran Jaejin membawa keceriaan baru di kehidupan Junsu…

-to be continued-

Yayyaii~ segini cukup?? mohon untuk ngikutin alur ceritanya dulu..

Komen yo, gmawoo ^^

Kamis, 03 Maret 2011

B2ST.. (BOYS TO SEARCH THE TOP)


Sooo BEAST!!!! alright~ since 25 Jan 2011 I've decided to be one of B2ST's fan, sure I was a B2UTY =DD
who are BEAST/B2ST??? here we go to know six B2sty Boys.......... :)


Name: Yoon Doojoon

Birthday: July 4, 1989

Position: Leader, Rapper, Vocalist


Name: Jang Hyunseung

Birthday: September 3, 1989

Position: Lead Vocalist


Name: Yong Junhyung

Birthday: December 19, 1989

Position: Main Rapper


Name: Yang Yoseob

Birthday: January 5, 1990

Position: Main Vocalist


Name: Lee Kikwang (sometimes mentioned as AJ)

Birthday: March 30, 1990

Position: Lead Vocalist


Name: Son Dongwoon

Birthday: June 6, 1991

Position: Vocalist, Rapper


♥♥♥

daaan dari keenam coker itu bias saya adalah JUNSEOB!! why? ahaha i've not a reason.. saya tau B2ST juga karena kecantol Yoseob, si pesek yg hiperaktif XD! Kalo Junhyung, , waaaaah siapa sih yg ngga 'dagdigdug' liat stay coolnya dia ? kecuali yg belum kenal aja. kalo yang lain tetep aku suka, sebaaab mana mau saya jadi b2uty kalo ngga doyan semua geez~~~

so who your bias ?? ke ke ke^^